Minggu, 13 Februari 2011

MASJID RAYA AT-TAQWA KOTA CIREBON


 PROFILE MASJID RAYA AT-TAQWA
KOTA CIREBON

  1. Sekilas Sejarah Ringkas
Masjid Raya at-Taqwa Kota Cirebon didirikan pada tahun 1918 di suatu kampung yang bernama  Kejaksan, yang terdiri dari dua bagian, yang satu untuk dipergunakan sebagai Tajug Agung (Masjid At-Taqwa sekarang) dan setengah bagian yang lain dipergunakan sebagai alun-alun (Alun-alun Kejaksan sekarang). Pada tahun ini juga Jalan RA. Kartini merupakan Jalan Kereta Api menuju ke Pelabuhan yang kemudian dipindahkan ke Jalan KS Tubun.

Nama masjid Raya At-Taqwa Cirebon, semula sebenarnya adalah Tajug Agung, bangunanya sudah cukup lama dan tua, ruangannya terlalu kecil dan letaknya kurang menghadap Qiblat,  kemudian bapak R. M. Arhatha, seorang kepala Koordinator Urusan Agama Cirebon mempunyai gagasan untuk merenovasi Tajug Agung itu di tempat yang lama dengan mengambil nama Masjid At-Taqwa, karena sudah ada masjid agung yang terletak di kasepuhan yang sekarang menjadi Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Seolah-olah pada waktu itu tidak dibenarkan dua nama yang sama pada dua masjid yang letaknya masih dalam satu kota, yaitu Tajug Agung dan Masjid Agung.

Akhirnya pada tahun 1951 terwujudlah bangunan masjid tersebut dengan sekaligus namanya atas kata sepakat dari teman-teman akrab R.M Arhatha, yang  sudah barang tentu mengalami hambatan-hambatan, walaupun hambatan tersebut akhirnya dapat diselesaikan. Kemudian masjid At-Taqwa memiliki banyak ruangan yang serba guna, karena sebelumnya Bapak. R.M Arhatha menugaskan Bapak Urip Abdul Manan selaku pembuat gambar masjid bersama bapak R.M Djazuli Wangsa Saputra , yang kelak selaku kepala koordinator Urusan Agama Kabupaten atau Kotamdya Cirebon untuk meninjau atau meriset masjid Asysyuhada di yogyakarta yang dianggap bahwa masjid telah modern.

Adapun biaya pembangunan Masjid pada waktu itu adalah dari Ibu Garmini dan Swadaya ABRI dan Masyarakat, yang akhirnya diresmikan menjadi masjid At-Taqwa tahun 1963

Seiring dengan perjalanan waktu, Kepengurusan Masjid Raya At-Taqwa telah terjadi beberapa regenarasi, antara lain setelah Bapak R.M Arhatha, kemudian dilanjutkan oleh Bapak A. Dasuki dan diteruskan oleh Bapak R.A Djazuli Wangsa Saputra, kepemimpinan beliau-beliau pada waktu itu masing-masing sebagai kepala koordiantor Urusan Agama Wilayah III Cirebon pada tahun 1969. kemudian dilanjutkan oleh Bapak R.H Hulaemi, terus Bapak Rohana pada tahun 1970, kemudian pada tahun 1971 sampai tahun 1980 dipimpin oleh Bapak K.H Syamsudin nama masjid pun tetap dengan nama At-taqwa kemudian kepemipinan dilanjutkan oleh bapak Drs. H Syarief sebagai kepala kantor Departemen Agama tahun 1984, masjid At-Taqwa direnovasi kembali yang namanya menjadi Masjid Arya At-Taqwa asalnya dua bangunan yang kemudian menjadi satu bangunan sampai sekarang. Adapun kepemimpinanya sudah sesudah Bapak Drs. H.Syarief tahun 1987 terus dilanjutkan Oleh Drs H. Ghofar sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota cirebon, kemudian dua periode selanjutnya dipegang oleh bapaj H.Nurdin Amardinata dan Bapak Ir Subakat Soehada, MM. dan sekarang untuk periode 2002 s.d 2007 serta periode perpanjangan sampai masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon di resmikan  masih dipimpin Bapak H.Abas Sirad, SH.

  1. Tempat Kedudukan
Masjid Raya At-Taqwa berkeududukan di Pusat Kota Cirebon, Jalan RA. No. 2 Telp. (0231) 232755 Kota Cirebon
  1. Status dan Luas Tanah
Status tanah Masjid Raya At-Taqwa adalah Sertifikat Hak Milik Pemerintah Kota Cirebon (negara) dengan tanah seluas 8.250 M2. Adapun luas bangunan Masjid 3.250 M 2.
  1. Visi & Misi
a.   Visi :
Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon Sebagai Pusat  Pelayanan Ibadah, Da'wah dan Pembinaan Masyarakat Muslim Kota Cirebon dan sekitarnya

b.   Misi:
          1.melayani jama’ah masjid dalam melaksanakan  ibadah dengan nyaman, tentram, tertib, & Khusyu’
           2.Membina Jamaah masjid agar memiliki kualitas iman, ilmu dan amal serta akhlak karimah
           3.mengembangkan kegiatan ibadah ritual menjadi ibadah sosial
           4.melakukan da’wah, amar ma’ruf dan nahi mungkar
           5.menjalin silaturahim dan memupuk ukhuwah antar sesama jama’ah.
  1. Tujuan
             1.Mewujudkan masjid sebagai pusat pelayanan ibadah yang memberikan kenyamanan, keamanan, ketentraman dan kekhusyu’an kepada setiap jama’ah
              2.Meningkatkan kadar keimanan, ketakwaan & kemuliaan akhlak jama’ah masjid.
             3.menjadikan masjid sebagai sarana pembinaan dakwah, ukhuwah, pengembangan ilmu pengetahuan keislaman dan pemersatu ummat yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat muslim.
  1. Motto
Masjid At-Taqwa nyaman untuk beribdah dan unggul dalam pelayanan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar